Sabtu, 09 Mei 2015



FENOMENA AWAN

Bagaimana awan terbentuk?

         Jika kita melihat ke langit cerah,kita akan melihat gumpalan-gumpalan awan yang terlihat seperti kapas.jika kita terus memperhatikan,perlahan-lahan awan itu akan bergerak dan berubah bentuk.setiap kali kita memandang,kita kan menemukan berbagai bentuk awan yang tak sama.akan tetapi,satu pertanyaan yang muncul kemudian adalah bagaimana awan dapat terbentuk?
        Cahaya matahati yang diterima bumi akan memanaskana air di laut dan permukaan daratan.air laut yang terpanaskan oleh matahari kemudian akan menguap dan naik ke atmosfir bumi dalam bentuk gas.naiknya gas (uap air) dikarenakan tekanan udara didekat permukaan bumi jauh lebih besar darpada tekanan udara di atmosfer.pada suatu titik lapisan di atmosfer,gas ini akan mengembun atau mengalami proses kondensasi membentuk titik-titik air atau es dengan diameter 2-100 mm.kemudan titik-titik air atau es ini akan terkumpul membentuk awan.

Apa saja bentuk-bentuk awan itu?
         Di atmosfer bentuk awan bermacam-macam .dalam proses perkembangannya awan ini akan terus-menerus mengalami perubahan sehingga di dalam atmosfer terdapat bentuk awan yang tak terhingga banyaknya.dalam jumlah yang tak terhingga banyaknya terdapat tga bentuk dasar yang dapat di amati,yaitu bentuk berserat (sirus),lapisan (stratus) dan gumpalan (kumulus).
        Penamaan awan berdasarkan nama latin : sirus berarti rambut,stratus berarti lapisan,kumulus berarti gumpalan,nimbus berarti awan hujan (awan yang memberikan hujan),alto  yang berasal dari,kata altum yang berarti tinggi.selain itu dengan kata-kata tunggal di atas,penamaan awan di gunakan kata gabungan (majemuk) dari kata-kata tersebut.
Secara keseluruhan bentuk awan ada 10 macam,bentuk-bentuk tersebut adlah sebagai berikut :
·         Awan sirus (cirus)
Merupakan bentuk awan tipis,berwarna putih mengkilap bagaikan sutera dan tersebar seperti jejak sapuan lidih.
·         Awan kumulus (cumulus)
Merupakan bentuk awan yangbergumpal-gumpal dan terdapat di ketinggian 3000 meter.bagian dasar awan berwarna hitam dan bagian atasnya (yang terkena sinar matahari) berwarna putih cemerlang.jika snar matahri berasal dari bagian samping awan akan menampakan perbedaan antara warna putih dan bayangan.tetapi jika sinar matahari berada di balik awan,maka awan akan kelihatan gelap dengan bagian pinggir yang bercahaya.awan ini berpotensi menurunkan hujan.
·         Awan stratus
Merupakan bentuk awan yang berlapis-lapis berwarna abu-abu,pinggir bergerigi.awan ini terdaapt di daerah rendah terendah dengan ketinggian 450 meter atau kurang dari 3000 meter dan biasanya menyelimuti puncak gunung yang tidak terlalu tinggi.awan ini menghasilkan gerimis salju.
·         Awan sirokomulus
Merupakan bentuk awan seperti sisik iklan,yang terhampar luas dan mengandung butir-butir es.terletak di ketingian 5.000-13.500 meter.

·         Awan sirotratus
Tampak sebagai tirai kelambu halus keputih-putihan di sekitar matahari atau bulan.adanya awan ini akan menghasilkan gejala halo.halo adalah gejala optis yang tampak sebagai lingkaran yang mengelilingi matahari atau bulan.timbulnya halo di sebabkan refraksi atau refleksi cahaya oleh kristal es  yang ada di dalam atmosfer.awan sirotratus terletak di ketinggian 5.000 13.5000
·         Awan altokumulus
Bentuk ini bergulung-gulung atau melingkar seperti makaroni.warnanya putih atau abu-abu dan terdapat di ketinggian sedang (2000-7000 meter)
·         Awan altostratus
Merupakan awan tipis dan berwarna keabu-abuan.nampak seperti awan sirostratus yang tebal tetapi tidak menimbulkan gejala halo.awan ini berpotensi membawa huja terletak di ketinggian 2000-7000 meter.
·         Awan nimbostratus
Merupakan awan yang memiliki lapisan pekat gelap,dimana bagian bawahnya bergerigi.letak awan ini tidak terlalu tinggi,yaitu sekitar 900-3000 meter.biasanya awan nimbostratus membawa hujan atau salju.
·         Awan stratokumulus
Merupakan awan dengan bentuk bergelombang terdapat didaerah rendah tengah,berwarna putih atau keabu-abuan dan tidak membawa hujan.
·         Awan kumulonimbus
Merupakan awan tebal dan besar,berwarna putih dan hitam serta terdapat didaerah rendah,awan kumulonimbus berpotensi menjadi hujan,menyebabkan petir,gunutr (guruh) dan badai.

Apa sih yang menyebabkan awan berwarna putih tau hitam?

           Sama halnya seperti bentuk,ternyata awan pun memiliki beberapa variasi warna,diantaranya yaitu awan putih,hitam dan merah.warna pada awan ini disebabkan sudut cahaya matahari menerangi awan,dan ketebalan awan itu sendiri.pada awan yang berwarna putih,awan ini tampak cerahdan tipis sehingga cahaya matahari begitu mudah menembusnya.sebaliknya terjadi pada awan hitam.awan ini begitu tebal dan berat sehingga cahaya matahari tidak dapat menembusnya.tidak semua bagian awan hitam berwarna hitam.ada juga awan hitam yang berwarna putih pada bagian atasnya.

          Untuk awan merah biasanya terbentuk pada saat menjelang matahari tenggelam (sore har).pada waktu menjelang malam,cahaya matahari memerah.karena awan tersinari dengan cahaya ini maka awan pun tampak berwarna merah.

Sekian dari saya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,selamad membaca,,,,,,,,,,,,,,,moga bermanfaat!!!!!!!!!!!!