FENOMENA AWAN
Bagaimana awan terbentuk?
Jika kita
melihat ke langit cerah,kita akan melihat gumpalan-gumpalan awan yang terlihat
seperti kapas.jika kita terus memperhatikan,perlahan-lahan awan itu akan
bergerak dan berubah bentuk.setiap kali kita memandang,kita kan menemukan
berbagai bentuk awan yang tak sama.akan tetapi,satu pertanyaan yang muncul
kemudian adalah bagaimana awan dapat terbentuk?
Cahaya matahati
yang diterima bumi akan memanaskana air di laut dan permukaan daratan.air laut
yang terpanaskan oleh matahari kemudian akan menguap dan naik ke atmosfir bumi
dalam bentuk gas.naiknya gas (uap air) dikarenakan tekanan udara didekat
permukaan bumi jauh lebih besar darpada tekanan udara di atmosfer.pada suatu
titik lapisan di atmosfer,gas ini akan mengembun atau mengalami proses
kondensasi membentuk titik-titik air atau es dengan diameter 2-100 mm.kemudan
titik-titik air atau es ini akan terkumpul membentuk awan.
Apa saja bentuk-bentuk awan itu?
Di atmosfer
bentuk awan bermacam-macam .dalam proses perkembangannya awan ini akan
terus-menerus mengalami perubahan sehingga di dalam atmosfer terdapat bentuk
awan yang tak terhingga banyaknya.dalam jumlah yang tak terhingga banyaknya
terdapat tga bentuk dasar yang dapat di amati,yaitu bentuk berserat
(sirus),lapisan (stratus) dan gumpalan (kumulus).
Penamaan awan
berdasarkan nama latin : sirus berarti rambut,stratus berarti lapisan,kumulus
berarti gumpalan,nimbus berarti awan hujan (awan yang memberikan
hujan),alto yang berasal dari,kata altum
yang berarti tinggi.selain itu dengan kata-kata tunggal di atas,penamaan awan
di gunakan kata gabungan (majemuk) dari kata-kata tersebut.
Secara keseluruhan bentuk awan ada 10 macam,bentuk-bentuk tersebut
adlah sebagai berikut :
·
Awan sirus
(cirus)
Merupakan bentuk awan tipis,berwarna putih
mengkilap bagaikan sutera dan tersebar seperti jejak sapuan lidih.
·
Awan kumulus
(cumulus)
Merupakan bentuk awan yangbergumpal-gumpal
dan terdapat di ketinggian 3000 meter.bagian dasar awan berwarna hitam dan
bagian atasnya (yang terkena sinar matahari) berwarna putih cemerlang.jika snar
matahri berasal dari bagian samping awan akan menampakan perbedaan antara warna
putih dan bayangan.tetapi jika sinar matahari berada di balik awan,maka awan
akan kelihatan gelap dengan bagian pinggir yang bercahaya.awan ini berpotensi
menurunkan hujan.
·
Awan stratus
Merupakan bentuk awan yang berlapis-lapis
berwarna abu-abu,pinggir bergerigi.awan ini terdaapt di daerah rendah terendah
dengan ketinggian 450 meter atau kurang dari 3000 meter dan biasanya
menyelimuti puncak gunung yang tidak terlalu tinggi.awan ini menghasilkan
gerimis salju.
·
Awan sirokomulus
Merupakan bentuk awan seperti sisik iklan,yang
terhampar luas dan mengandung butir-butir es.terletak di ketingian 5.000-13.500
meter.
·
Awan sirotratus
Tampak sebagai tirai kelambu halus
keputih-putihan di sekitar matahari atau bulan.adanya awan ini akan
menghasilkan gejala halo.halo adalah gejala optis yang tampak sebagai lingkaran
yang mengelilingi matahari atau bulan.timbulnya halo di sebabkan refraksi atau
refleksi cahaya oleh kristal es yang ada
di dalam atmosfer.awan sirotratus terletak di ketinggian 5.000 13.5000
·
Awan altokumulus
Bentuk ini bergulung-gulung atau melingkar
seperti makaroni.warnanya putih atau abu-abu dan terdapat di ketinggian sedang
(2000-7000 meter)
·
Awan altostratus
Merupakan awan tipis dan berwarna
keabu-abuan.nampak seperti awan sirostratus yang tebal tetapi tidak menimbulkan
gejala halo.awan ini berpotensi membawa huja terletak di ketinggian 2000-7000
meter.
·
Awan nimbostratus
Merupakan awan yang memiliki lapisan pekat
gelap,dimana bagian bawahnya bergerigi.letak awan ini tidak terlalu
tinggi,yaitu sekitar 900-3000 meter.biasanya awan nimbostratus membawa hujan
atau salju.
·
Awan stratokumulus
Merupakan awan dengan bentuk bergelombang
terdapat didaerah rendah tengah,berwarna putih atau keabu-abuan dan tidak
membawa hujan.
·
Awan kumulonimbus
Merupakan awan tebal dan besar,berwarna
putih dan hitam serta terdapat didaerah rendah,awan kumulonimbus berpotensi
menjadi hujan,menyebabkan petir,gunutr (guruh) dan badai.
Apa sih yang
menyebabkan awan berwarna putih tau hitam?
Sama halnya seperti bentuk,ternyata awan pun memiliki beberapa variasi
warna,diantaranya yaitu awan putih,hitam dan merah.warna pada awan ini
disebabkan sudut cahaya matahari menerangi awan,dan ketebalan awan itu
sendiri.pada awan yang berwarna putih,awan ini tampak cerahdan tipis sehingga
cahaya matahari begitu mudah menembusnya.sebaliknya terjadi pada awan hitam.awan
ini begitu tebal dan berat sehingga cahaya matahari tidak dapat
menembusnya.tidak semua bagian awan hitam berwarna hitam.ada juga awan hitam
yang berwarna putih pada bagian atasnya.
Untuk awan merah biasanya terbentuk pada saat menjelang matahari
tenggelam (sore har).pada waktu menjelang malam,cahaya matahari memerah.karena
awan tersinari dengan cahaya ini maka awan pun tampak berwarna merah.
Sekian dari saya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,selamad membaca,,,,,,,,,,,,,,,moga bermanfaat!!!!!!!!!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar